Pertemuan 6

1) Langkah pertama silahkan kunjungi website resmi VirtualBox






2) Pada pilihan platform packages, karena kita menggunakan WIndows, maka kita klik Windows host. VirtualBox pun akan mulai terdownload. Ukurannya kurang lebih 109MB.





3) Tunggu sampai download selesai, setelah itu klik kanan > open atau double click pada file exe yang sudah didownload tadi untuk memulai installasi






4) Akan muncul security warning dari windows, peringatan ini akan muncul setiap kita menginstall aplikasi diluar windows store. Klik tombol RUN





5) Selanjutnya akan muncul pop-up baru bertuliskan selamat datang di setup wizard VirtualBox, untuk melanjutkan klik pada tombol Next >





6) Setelah itu kita masuk ke bagian pemilihan service dan package apa saja yang akan diinstall bersamaan dengan VirtualBox, jika tidak terlalu paham biarkan saja default, lalu klik tombol Next >





7) Pada bagian ini VirtualBox memberikan beberapa opsi seperti apakah kita akan membuat shortcut di desktop dan sebagainnya. Silahkan pilih sesuai kebutuhan, saya sendiri membiarkannya default setelah itu klik Next >





8) Disini akan ada peringatan mengenai installasi, dikarenakan VirtualBox melakukan setup virtual network maka koneksi jaringan / internet kita akan diputuskan untuk beberapa saat. Untuk melanjutkan, klik tombol Yes




9) Setelah beberapa opsi dan pertanyaan VrtualBox sudah siap diinstall, untuk melanjutkan installasi klik pada tombol Install. Proses installasi hanya memakan waktu kurang lebih 3 – 5 menit saja, tergantung hardware yang digunakan.









10) Proses installasi selesai, untuk memulai menjalankan VirtualBox anda bisa langsung mengklik tombol Finish tanpa melakukan uncheck pada cehckbox yang ada.





Berikut tampilan awal VirtualBox yang sudah berhasil terinstall dan siap untuk digunakan.



Kelebihan dari VirtualBox

Salah satu keuntungan dari VirtualBox adalah penggunaannya yang sederhana dan proses instalasinya yang mudah. Tidak membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mendownload dan menginstall softwarenya. Kesederhanaannya juga menjadikan VirtualBox menjadi pilihan hati bagi para pengguna rumahan yang ingin menggunakan Sistem Operasi yang berbeda dalam komputer mereka. Ukurannya yang kecil membuat software ini dapat disimpan dengan menggunakan size yang relatif tidak banyak pada ruang harddisk penggunanya. Berikut merupakan keuntungan lainnya dari VirtualBox.

1).menawarkan built-in GUI berdasarkan Wizard untuk mengkloning sebuah VM,

2).menawarkan built-in VM snapshot, dan mendukung snapshot secara ganda,

3).mendukung  berbagai penggambaran image disk (contohnya di, vmdk, vhd, hdd, qed, dan qcow),

4).mendukung virtual monitor ganda bagi guest dari VM,

5).dapat diinstall sistem operasi OS X, Windows 7, Windows 2008 Server, Solaris, OpenSolaris, FreeBSD,

6).upgrade versi minor yang ada lebih sering dilakukan,

7).tampilan Built in-command line yang lebih komprehensif, untuk membuat dan menjalankan VM. (contohnya VboxManage).

Kekurangan dari VirtualBox

Bila dibandingkan dengan Windows Virtual PC dan Vmware workstations. VirtualBox tidaklah muncul dengan banyak fitur yang berbeda secara signifikan. Meskipun fitur – fitur yang ada pada VirtualBox sudah cukup bagi para pengguna biasa untuk menjalankan softwarenya, kadang beberapa pengguna dari VirtualBox membutuhkan penggunaan fitur yang lebih banyak lagi untuk bisa menjalankan berbagai variasi tugas yang lebih kompleks. Berikut merupakan beberapa kekurangan yang ada pada VirtualBox:

1).Selain kekurangan yang sudah disebutkan jika anda menggunakan VirtualBox terdapat juga kekurangan dalam hal keamanannya. Ketika anda membuka channel komunikasi, jika sambungan yang ada tidak aman pihak yang tidak bertanggung jawab dapat menyalahgunakan akses tersebut. Pada situasi tertentu penggunaan sebuah virtual machine untuk memuat sistem operasi atau aplikasi yang tidak terpercaya. Tambahan guest dapat memberikan masalah yang baru dikarenakan munculnya resiko-resiko negatif yang dapat terjadi.

2).Terdapat lebih banyak kode didalam pemuat keamanannya, begitu pula resiko terjadinya bugs yang dapat memasukkan kode baru ke dalam virtual machine yang tentunya dapat mempengaruhi kinerja hostnya.

3).Fitur tambahan yang tersedia mungkin dapat meningkatkan efisiensi penggunaan dari VirtualBox, akan tetapi hal ini dapat membuat data – data yang ada didalamnya juga rentan untuk disalahgunakan. Contohnya sebuah aplikasi di Virtual Machine dapat mengintip maupun mengkopi semua konten clipboard pada hostnya.

4).NAT dari guest VM terisolasi dari yang lainnya, dan tidak dapat berkomunikasi antara yang satu dengan yang lainnya.

5).Bridged Networking atau host-only networking dibutuhkan jika VM guest butuh berkomunikasi antara yang satu dengan yang lainnya pada jaringan layer 2.

6).Tidak medukung bantuan virtualisasi nest hardware.

7).Tidak mendukung penggunaan jenis USB 3.0

FITUR-FITUR DI DALAM VIRTUALBOX

Pada aplikasi dengan fungsi sejenis VirtualBox lainnya adalah VMware dan Microsoft Virtual PC. Dengan Sistem operasi yang dapat menjalankannya antara lain Linux, Mac OS X, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Solaris, dan OpenSolaris. Untuk menggunakan Virtual Box, berikut akan dijabarkan beberapa fitur/fungsi yang dapat dijalankan di virtualbox ini.

A. Menu "File"

1).Virtual Media Manager Tempat mengatur media virtual. Berisi semua media (hardisk, cd/dvd dan iso file

2).Import Appliance Untuk mengimport virtual machine, membuat OS virtual, menjadi file berekstensi OVF / OVA.

3).Export Appliance Kebalikan dari import, mengambil file backup berekstensi OVF / OVA, untuk dijalankan pada VirtualBox.

4).Preference Setting VirtualBox, secara umum. Ada banyak settingan disini, v Exit Keluar dari VirtualBox.

B. Menu "Machine"

1).Machine – New: Membuat virtual machine yang baru.

2).Machine – Add: Menambahkan virtual machine.

3).Machine - Setting

4).Machine – Clone: Clone atau mengcopy virtual machine sehingga mendapatkan hasil virtual machine yang sama persis dengan aslinya.

5).Machine – Remove: Meremove / menghilangkan virtual machine. Jika ini, dipilih akan ada 3 pilihan, yaitu delete all files, remove only atau cancel.

6).Machine – Group: Mengelompokkan / membuat group. Agar virtual machine lebih mudah diatur.

7).Machine – Start: Mulai menjalankan virtual machine.

8).Machine – Pause: Mempause, menghentikan sementara jalannya suatu virtual machine. Jika kembali diklik Machine - Pause, virtual machine akan kembali running.

9).Machine – Reset: Merestart virtual machine.

10).Machine – Close: Menutup / mematikan virtual machine.

11).Machine - Discard save state: Merestart / mereboot virtual machine yang berada dalam posisi save state.

12).Machine - Show log: Melihat log / history dari virtual machine.

13).Machine - Refresh

14).Machine - Show in explorer

15).Melihat virtual machine dalam windows explorer

16).Machine - Create shortcut on desktop: Membuat shortcut VirtualBox pada desktop.

17).Machine - Sort: Mengurutkan virtual machine.

C. Menu “Help”

1).Contents (F1): Menu help ini berfungsi untuk menunjukkan konten yang berhubungan dengan software VirtualBox.

2).VirtualBox Website: Menu help ini berfungsi untuk menghubungkan Host OS pada website resmi Oracle VM VirtualBox, jika Host OS terhubung pada internet.

3).Reset All Warnings: Menu help ini berfungsi untuk melihat warning dari guest OS yang diinstall pada VirtualBox, kemudian me-reset agar semua warning yang muncul hilang.

4).Network Operation Manager: Untuk mengatur operasi jaringan pada aplikasi VirtualBox, dengan menghubungkan Host OS dengan internet.

5).Check Updates: Menu help ini berfungsi untuk mengecek update software dari Oracle, dengan menghubungkan Host OS dengan internet.

6).About VirtualBox: Menu help ini berfungsi untuk melihat spesifikasi dari aplikasi VirtualBox. Jenis, tipe, produsen, dan segala sesuatu tentang aplikasi VirtualBox.




0 Response to "Pertemuan 6"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel