Pertemuan 5
Pengertian Linux
Linux adalah sistem operasi yang bersifat open source dan gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras computer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC.
Linux adalah sistem operasi yang bersifat open source dan gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras computer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC.
Sejarah Linux
Linux adalah sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie pada tahun 1969. Ken dan Dennis ini juga merupakan penemu dari bahasa pemrograman C, yang mana menjadi dasar dari bahasa pemrograman tingkat tinggi.
Dengan berkembangnya UNIX yang sangat cepat, akhirnya UNIX terpecah menjadi dua aliran yaitu yang dikembangkan oleh Universitas Berkley dan yang dikembangkan oleh AT&T. banyak perusahaan yang ingin memegang kendali dalam bidang sistem operasi. oleh karna itu ditetapkanlah spesifikasi standar UNIX oleh IEEE (The Institue of Electrical and Engineers) dengan mengemangkan Posix.
Pada tahun 1984 mulai mengembangkan proyek GNU dengan membuat software, compiler, editor, textformatters, GUI, libraries, modules, dan masih banyak lagi. GNU didesain supaya kompatibel dengan sistem operasi yang sudah ada yaitu UNIX
Pada tahun 1990 GNU telah berhasil membuat semua komponen yang diperlukan untuk mengembangkan sebuah sistem operasi, yaitu compailer, libraries, aplikasi, user interface. tetapi ada satu yang belum selesai yaitu kernel yang merupakan inti dari sistem informasi.
Pada tahun 1991 Lunus Torvalds yang meruakan mahasiswa Jurusan Ilmu Komputer dari Universitas Helsinki menulis sebuah kernel dengan menggunakan bahasa C dan diterjemahkan menggunakan GNU C Compiler.
Linus Torvalds menjadikan kode sumber dari Minix untuk dijadikan referensi untuk mengembangkan sistem operasi baru yang kode sumbernya dapat diakses oleh siapa saja.
Pada bulan September 1991 Linus menggugah file yang dikembangkannya ke FTP server (ftp.funet.fi)
Pada tanggal 5 oktober 1991, Linus Torvalds kode sumber Linux yang menjadi Versi Linux resmi pertama yang dikenalkan ke publik, yaitu Linux versi 0.02 dibawah lisensi GNU GPL.
Pada tahun 1996 Linus Torvalds mengumumkan logo atau maskot dari Linux yaitu seekor Pinguin di kebun binatang Australia. dalam pemilihan logo pinguin, Linux mengadakan sebua kontes untuk mendesain logo Linux. kontes ini dimenangkan oleh Larry Ewing dnegan desain gambar pinguin sedang duduk bernama Tux. kata Tux mengacu pada Torvalds Unix yang berarti tuxedo.
Linux adalah sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie pada tahun 1969. Ken dan Dennis ini juga merupakan penemu dari bahasa pemrograman C, yang mana menjadi dasar dari bahasa pemrograman tingkat tinggi.
Dengan berkembangnya UNIX yang sangat cepat, akhirnya UNIX terpecah menjadi dua aliran yaitu yang dikembangkan oleh Universitas Berkley dan yang dikembangkan oleh AT&T. banyak perusahaan yang ingin memegang kendali dalam bidang sistem operasi. oleh karna itu ditetapkanlah spesifikasi standar UNIX oleh IEEE (The Institue of Electrical and Engineers) dengan mengemangkan Posix.
Pada tahun 1984 mulai mengembangkan proyek GNU dengan membuat software, compiler, editor, textformatters, GUI, libraries, modules, dan masih banyak lagi. GNU didesain supaya kompatibel dengan sistem operasi yang sudah ada yaitu UNIX
Pada tahun 1990 GNU telah berhasil membuat semua komponen yang diperlukan untuk mengembangkan sebuah sistem operasi, yaitu compailer, libraries, aplikasi, user interface. tetapi ada satu yang belum selesai yaitu kernel yang merupakan inti dari sistem informasi.
Pada tahun 1991 Lunus Torvalds yang meruakan mahasiswa Jurusan Ilmu Komputer dari Universitas Helsinki menulis sebuah kernel dengan menggunakan bahasa C dan diterjemahkan menggunakan GNU C Compiler.
Linus Torvalds menjadikan kode sumber dari Minix untuk dijadikan referensi untuk mengembangkan sistem operasi baru yang kode sumbernya dapat diakses oleh siapa saja.
Pada bulan September 1991 Linus menggugah file yang dikembangkannya ke FTP server (ftp.funet.fi)
Pada tanggal 5 oktober 1991, Linus Torvalds kode sumber Linux yang menjadi Versi Linux resmi pertama yang dikenalkan ke publik, yaitu Linux versi 0.02 dibawah lisensi GNU GPL.
Pada tahun 1996 Linus Torvalds mengumumkan logo atau maskot dari Linux yaitu seekor Pinguin di kebun binatang Australia. dalam pemilihan logo pinguin, Linux mengadakan sebua kontes untuk mendesain logo Linux. kontes ini dimenangkan oleh Larry Ewing dnegan desain gambar pinguin sedang duduk bernama Tux. kata Tux mengacu pada Torvalds Unix yang berarti tuxedo.
Pengertian Distro Linux
Distribusi
Linux / Distro Linux adalah sistem operasi yang dibangun dari Kernel Linux,
ciri khususnya adalah Utilitas GNU. Secara Umum, setiap distro linux memiliki
user interface atau tampilan yang berbeda-beda.
Macam
Macam Distro Linux
1. Debian
Debian
pertama kali muncul dan diperkenalkan pada tanggal 16 Agustus 1993, oleh
mahasiswa Universitas Purdue bernama Ian Murdoch. Nama Debian diambil dari
kombinasi namanya dan nama mantan kekasihnya. Ian mendirikan perusahaan Debian
GNU/Linux distribusi dan Progeni Linux System, yang menyediakan jasa
berdasarkan distribusi komersial dari operasi yang berdiri di atas kernel Linux
dan didistribusikan di bawah software bebas.
2. Caldera OpenLinux
Caldera
OpenLinux adalah distribusi linux mati yang dibuat oleh perusahaan bekas
Caldera Systems. Awalnya bisnis ini merupakan bisnis distribusi berorientasi
dan meramal arah perkembangan yang datang untuk distribusi lain dan komunitas
linux. Saat ini, Caldera berganti nama menjadi SCO Grup dan memiliki perubahan
fokus.
3. Ubuntu
Ubuntu
merupakan distro linux yang paling populer di Indonesia. Ubuntu bisa menjadi
pilihan yang tepat untuk pengguna komputer yang menginginkan produk linux yang
mudah untuk digunakan. Saat ini, Ubuntu tersedia secara bebas dan dikembangkan
oleh komunitas sukarelawan ubuntu. Ubuntu cocok untuk pengguna yang ingin
memanfaatkan distro linux untuk desktop maupun server, sebab mendukung berbagai
arsitektur komputer seperti PC, PC 64-bit, PowerPC, Sun UltraSPARC dan T1.
4. Mandrake
Mandrake
adalah salah satu macam distro Red Hat yang mengalami optimasi untuk komputer
yang berbasis pentium. Jadi, jika komputer kita menggunakan pentium, biasanya
sistem operasi linux akan lebih cepat berjalan dengan Mandrake. Inilah salah
satu jenis distro linux yang bagus untuk digunakan.
5. WinLinux
WinLinux
dirancang secara khusus. Untuk menjalankannya kita tinggal mengklik dari
windows. WinLinux dibuat menyerupai program aplikasi under windows.
6. Red Hat
Linux
Red Hat yang diakui sebagai server tercepat bila dibandingkan dengan linux
server yang lain. Selain itu, distro linux yang sukses ini juga bisa digunakan
sebagai client dan sebagai PC Desktop/PC Standolone.
7. Fedora
Fedora
memuliki komunitas bernama Fedora Project. Komunitas tersebut merupakan
komunitas yang dibentuk oleh Red Hat untuk memisahkan antara bisnis dan
kontibusinya dalam pengembangan linux. Fedora rilis dua kali dalam setahun, dan
merupakan kombinasi terbaik dari software yang terpercaya dan paling baru dalam
dunia software bebas.
8. Slackware
Slackware
merupakan distro linux yang paling tua. Distro linux slackware cocok untuk
digunakan oleh pengguna yang menginginkan distribusi yang sedikit rumit tetapi
memiliki hasil yang seimbang dari sisi stabilitas.
9. Suse
Suse
adalah salah satu distribusi linux yang dibuat di negara Jerman. Saat ini Suse
dimiliki oleh Novell, perusahaan yang product networkingnya dikenal sangat
handal dan banyak digunakan oleh pengguna distro linux.
10. Kuliax
Kuliax
merupakan distro linux live CD yang dikembangkan oleh kuliax project untuk
penggunaannya di bidang pendidikan di universitas. Kuliax berbasis Debian GNU/
Linux dan knoppix dan dioptimasi ke arah penggunaan desktop linux.
11. CentOS
Centos
merupakan distribusi linux yang berbasus Red Hat Enterprise Linux (RHEL).
Centos yang merupakan akronim dari Community Enterprise Operating System adalah
sistem operasi bebas yang banyak digunakan untuk server.
12. Sabayon
Sabayon
adalah salah satu distribusi yang dibuat di trentino, Italia. Sabanyon
merupakan nama salah satu makanan di italia yang terbuat dari kuning telur,
alkohol manis, dan gula.
13. DreamLinux
DreamLinux
adalah distro turunan dari Debian yang berasal dari brasil. Penampilannya sangat
mirip dengan Mac OS X, namun namanya tidak mengandung sejarah apapun.
14. PCLinuxOS
Distro
linux yang satu ini memiliki GUI yang mirip dengan Windows. Hal ini berguna
untuk memudahkan pengguna melakukan transisi pemakaian ke Linux. Meskipun
menggunakan kata PC pada namanya, namun sebenarnya pemakaian kata PC tersebut
tidak efektif untuk windows.
15. FreeBSD
FreeBSD
adalah salah satu distribusi BSD yang merupakan turunan dari linux yang
dikembangkan di university of california berkeley. Secara teknis, FreeBSD
bukanlah linux, namun mereka tetap bersaudara dan menduduki peringkay 11 di
distrowatch.
16. TurboLinux
Distro
linux yang satu ini sangat diminati oleh banyak perusahaan dan perorangan
karena kinerjanya yang sangat tinggi.
PERINTAH DASAR LINUX
Di dalam sistem operasi
linux, terdapat sebuah perintah-perintah dasar yang dapat digunakan sesuai
fungsinya masing2, yaitu
1.
sudo su
Berfungsi untuk melakukan login sebagai root/pengguna tertinggi
sintaks: sudo su
Berfungsi untuk melakukan login sebagai root/pengguna tertinggi
sintaks: sudo su
2.
root
Berfungsi untuk melakukan login sebagi root
sintaks: root
Berfungsi untuk melakukan login sebagi root
sintaks: root
3.
login
Berfungsi untuk login sebagai user lain,namun harus menjadi root terlebih dahulu untuk bias menjalankan perintah ini.
Sintaks: login nama_user
Berfungsi untuk login sebagai user lain,namun harus menjadi root terlebih dahulu untuk bias menjalankan perintah ini.
Sintaks: login nama_user
4.
cd (change directory)
Berfungsi untuk berpindah directory/folder
sintaks: cd alamat_directory
contoh: cd /etc/network
Berfungsi untuk berpindah directory/folder
sintaks: cd alamat_directory
contoh: cd /etc/network
5.
pwd
Berfungsi untuk memperlihatkan direktori mana posisi kita berada
sintaks : pwd
Berfungsi untuk memperlihatkan direktori mana posisi kita berada
sintaks : pwd
6.
ls(list)
Berfungsi untuk melihat isi sebuah direktori
sintaks: ls
Berfungsi untuk melihat isi sebuah direktori
sintaks: ls
7.
mv(move)
Berfungsi untuk memindahkan,cut atau rename file
sintaks: mv /directory/nama_file_asal /nama_file_baru
contoh : mv /etc/file1.txt file2.txt >>>rename file
mv /etc/file1.txt /var/www >>>cut file
Berfungsi untuk memindahkan,cut atau rename file
sintaks: mv /directory/nama_file_asal /nama_file_baru
contoh : mv /etc/file1.txt file2.txt >>>rename file
mv /etc/file1.txt /var/www >>>cut file
8.
mkdir(make direktori)
Berfungsi untuk membuat folder baru
sintaks: mkdir nama_folder
contoh: mkdir folder1
Berfungsi untuk membuat folder baru
sintaks: mkdir nama_folder
contoh: mkdir folder1
9.
rmdir(remove direktori)
Berfungsi untuk menghapus folder
sintaks: rmdir nama_folder
contoh: rmdir folder1
Berfungsi untuk menghapus folder
sintaks: rmdir nama_folder
contoh: rmdir folder1
10.
touch
Berfungsi untuk membuat file baru
sintaks: touch nama_file
Berfungsi untuk membuat file baru
sintaks: touch nama_file
11.
rm(remove)
Berfungsi untuk menghapus file
sintaks: rm file1.txt
Berfungsi untuk menghapus file
sintaks: rm file1.txt
12.
more
Berfungsi untuk menampilkan isi sebuah file
sintaks: more nama_file
Berfungsi untuk menampilkan isi sebuah file
sintaks: more nama_file
13.
echo
Berfungsi untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file
sintaks: echo “isi pesan” nama_file
Berfungsi untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file
sintaks: echo “isi pesan” nama_file
14.
aduser
Berfungsi untuk menambah user baru
sintaks: adduser nama_user
Berfungsi untuk menambah user baru
sintaks: adduser nama_user
15.
deluser
Berfungsi untuk menghapus user dari system
sintaks: deluser nama_user
Berfungsi untuk menghapus user dari system
sintaks: deluser nama_user
16.
addgroup
Berfungsi untuk menambahkan group baru
sintaks: addgroup nama_group
Berfungsi untuk menambahkan group baru
sintaks: addgroup nama_group
17.
lsusb
Berfungsi untuk melihat perangkat usb yg sedang terkoneksi kekomputer
sintaks: lsusb
Berfungsi untuk melihat perangkat usb yg sedang terkoneksi kekomputer
sintaks: lsusb
18.
lpci
Berfungsi untuk melihat perangkat PCI yang sedang terkoneksi
sintaks :lpci
Berfungsi untuk melihat perangkat PCI yang sedang terkoneksi
sintaks :lpci
19.
lshw
Berfungsi untuk melihat hardware computer
sintaks: lshw
Berfungsi untuk melihat hardware computer
sintaks: lshw
20.
dmesg
Berfungsi untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
sintaks: dmesg
Berfungsi untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
sintaks: dmesg
21.
top
Berfungsi untuk melihat proses yg sedang berjalan seperti task manager di windows
sintaks: top
Berfungsi untuk melihat proses yg sedang berjalan seperti task manager di windows
sintaks: top
22.
cpuinfo
Berfungsi untuk melihat spesifikasi computer
sintaks: cpuinfo
Berfungsi untuk melihat spesifikasi computer
sintaks: cpuinfo
23.
meminfo
Berfungsi untuk melihat status RAM
sintaks: more /proc/meminfo
Berfungsi untuk melihat status RAM
sintaks: more /proc/meminfo
24.
clear
Berfungsi untuk membersihkan layar
sintaks: clear
Berfungsi untuk membersihkan layar
sintaks: clear
25.
halt
Berfungsi untuk mematikan computer(harus sebagai root)
sintaks: halt
Berfungsi untuk mematikan computer(harus sebagai root)
sintaks: halt
26.
reboot
digunakan untuk merestart computer(harus sebagai root)
sintaks: reboot
digunakan untuk merestart computer(harus sebagai root)
sintaks: reboot
27.
exit
Berfungsi untuk keluar dari terminal
sintaks: exit
Berfungsi untuk keluar dari terminal
sintaks: exit
28.
wget
Berfungsi untuk mendownload via terminal
sintaks : wget link_download
Berfungsi untuk mendownload via terminal
sintaks : wget link_download
29.
ifconfig
Berfungsi untuk melihat konfigurasi Ethernet/kartu jaringan
sintaks : ifconfig
Berfungsi untuk melihat konfigurasi Ethernet/kartu jaringan
sintaks : ifconfig
30.
apt-get
Berfungsi untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online
sintaks: apt-get nama_paket
contoh: apt-get install dhcp3-server
Berfungsi untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online
sintaks: apt-get nama_paket
contoh: apt-get install dhcp3-server
31.
tar
Berfungsi untuk melakukan ekstrack file
sintaks: tar [parameter] nama_file
Berfungsi untuk melakukan ekstrack file
sintaks: tar [parameter] nama_file
32.
nautulis
Berfungsi untuk membuka tampilan GUI secara langsung
sintaks: nautulis
contoh: sudo nautulis >>>menggunakan mode GUI dgnstatus root)
Berfungsi untuk membuka tampilan GUI secara langsung
sintaks: nautulis
contoh: sudo nautulis >>>menggunakan mode GUI dgnstatus root)
33.
df-h
Berfungsi untuk melihat sisa kapasitas harddisk
sintaks: df-h
Berfungsi untuk melihat sisa kapasitas harddisk
sintaks: df-h
34.
who
Berfungsi untuk melihat nama login kita
sintaks: who
Berfungsi untuk melihat nama login kita
sintaks: who
35.
cat
Berfungsi untuk membuka file
sintaks : cat nama_file
Berfungsi untuk membuka file
sintaks : cat nama_file
36.
date
Berfungsi untuk melihat tanggal
sintaks: date
Berfungsi untuk melihat tanggal
sintaks: date
37.
cal
Berfungsi untuk melihat kalender
sintaks : cal
Berfungsi untuk melihat kalender
sintaks : cal
38.
hostname
Berfungsi untuk menampilkan nama computer
sintaks: hostname
Berfungsi untuk menampilkan nama computer
sintaks: hostname
39.
free
Berfungsi untuk free memori
sintaks : free
Berfungsi untuk free memori
sintaks : free
40.
history
Berfungsi untuk melihat perintah apa saja yg pernah di ketik
sintaks: history
Berfungsi untuk melihat perintah apa saja yg pernah di ketik
sintaks: history
41.
chomod +X
Berfungsi untuk mengekstrak file menjadi bagian dari system
Berfungsi untuk mengekstrak file menjadi bagian dari system
Filesystem
Hierarchy Standart (FHS) Dalam Sistem Operasi Linux
a. / = Merupakan direktori tertinggi didalam Hirarki
yang disebut sebagai “root”. Semua file dan direktori penting lainnya berada
dibawah direktori ini, sehingga dalam penulisannya selalu menggunakan tanda “/”
didepannya.
b. /bin = Merupakan direktori file binari
berisi perintah-perintah dasar yang dibutuhkan oleh system maupun user untuk
dijalankan, misalnya cd (change directory), pwd (print working directory), mv
(move, mkdir (make directory), dan sebagainya.
c. /boot = Merupakan direktori yang memuat
Linux Kernel dan file lain yang diperlukan pada saat melakukan proses booting
sistem terutama saat menerapkan dual-boot.
d. /dev = Merupakan direktori berisi file
device dimana perangkat fisik terpasang, seperti Hard drive (/dev/sda), USB
drive (dev/sde), Optikal drive, dan perangkat lain yang terpasang pada sistem.
e. /etc = Merupakan direktori yang berisi
file konfigurasi yang diperlukan oleh semua program dan juga berisi shell
script startup dan shutdown untuk memulai atau menghentikan program individu.
Misalnya, /etc/opt sebagai penyimpanan file konfigurasi untuk paket add-on,
/etc/sgml sebagai penyimpanan file konfigurasi untuk perangkat lunak yang
memproses SGML, /etc/X11 sebagai penyimpanan file konfigurasi untuk X Window
System versi 11, /etc/xml sebagai penyimpanan file konfigurasi untuk perangkat
lunak yang memproses XML.
f. /home = Merupakan direktori home yang
menyimpan data user. Setiap user yang terdaftar, secara otomatis akan dibuat
dalam direktori /home yang berisi direktori lain seperti Dekstop, Download,
Dokumen dan sebagainya. Sebagai contoh, nama user yang akan kita buat adalah
“netsec” maka secara otomatis akan terbentuk direktori /home/netsec.
g. /lib = Merupakan direktori berisi
file-file library dari aplikasi yang ada pada sistem. Direktori ini dapat
dianggap setara dengan Program Files pada Windows, walaupun tidak sama persis.
Setiap program pada Windows membutuhkan library tersendiri untuk diinstal
meskipun telah ada untuk program lain, berbeda dengan Linux dimana kadangkala
satu file library dapat digunakan oleh beberapa aplikasi secara bersama-sama.
h. /media = Merupakan direktori berisi file
media dari perangkat eksternal yang terpasang dan terhubung ke sistem. Misalnya
CDROM, Hard disk eksternal, dan sebagainya. Hal ini dapat bervariasi antara
distro Linux yang berbeda.
i. /mnt = Merupakan direktori yang pada
dasarnya digunakan sebagai tempat untuk pemasangan filesystem atau drive lain
sementara. Misalnya, /mnt/server sebagai tempat pemasangan untuk server media
hard drive.
j. /opt = Merupakan direktori berisi paket
aplikasi tambahan untuk sistem yang belum dapat dikelola oleh paket distro yang
ada. Misalnya, /opt/arcsight sebagai tempat penyimpanan untuk paket-paket
tambahan dari aplikasi ArgSight yang belum dikelola oleh paket distro manajer.
k. /proc = Merupakan direktori proses dimana
banyak informasi sistem direpresentasikan sebagai file. Pada dasarnya
menyediakan cara untuk kernel Linux dalam mengirim dan menerima informasi dari
berbagai proses yang berjalan.
l. /run = Merupakan direktori variabel data
run-time yang berisi informasi tentang sistem yang berjalan sejak boot
terakhir, misalnya saat log-in pengguna dan menjalankan daemon.
m. /sbin = Merupakan direktori berisi program binari
penting yang diperlukan oleh system administrator untuk pemeliharaan, seperti
iptables, fdisk, ifconfig, swapon, reboot, fsck, init, rute dan lain-lain.
n. /srv = Merupakan direktori berisi server
tertentu dengan layanan file yang terkait, seperti data dan skrip untuk server
web, data yang ditawarkan oleh server FTP, dan repositori untuk versi sistem
kontrol.
o. /sys = Merupakan direktori berisi informasi
tentang perangkat yang terhubung ke sistem dan memungkinkan untuk menyimpan dan
memodifikasinya.
p. /tmp = Merupakan direktori temporary sistem
yang menyimpan file-file sementara untuk dapat diakses oleh pengguna dan root,
sampai boot berikutnya.
q. /usr = Merupakan direktori hirarki sekunder
berisi program-program source code yang bisa diakses oleh pengguna. Misalnya,
/usr/bin sebagai perintah binari yang sebagian bukan berasal dari OS Linux (at,
awk, cc, less, scp), /usr/include sebagai standar untuk memuat file-file header
dari bahasa program C dan C++, dan lain-lain.
r. /var = Merupakan direktori variable file berisi
informasi proses operasi dari sistem. Seperti, /var/log sebagai direktori yang
memuat log dari aplikasi yang berbeda, /var/mail sebagai direktori yang memuat
file Mailbox, /var/lock sebagai direktori yang memuat file yang hanya dapat digunakan
oleh satu aplikasi saja.
Struktur
Perangkat Lunak Pada Linux :
1.) Kernel
Kernel
merupakan bagian yang terpenting dari sistem operasi linux, yang berfungsi
sebagai pengontrol perangkat keras dan membentuk berbagai fungsi pada tingkat
rendah. Kernel juga bertugas melayani tanggal, jam, manajemen file, pengawasan
keamanan, penjadwalan proses, manajemen memori, manajemen sistem, dan
penanganan kesalahan dan intrupsi. Kernel Linux terdiri dari beberapa bagian
penting, seperti : manajemen proses, manajemen memori, hardware device drivers,
file system drivers, manajemen jaringan dan lain-lain. Namun bagian yang
terpenting ialah manajemen proses dan manajemen memori. Manajemen memori
menangani daerah pemakaian memori, daerah swap, bagian-bagian kernel dan
untuk buffer cache. Manajemen proses menangani pembuatan
proses-proses dan penjadwalan proses. Pada bagian dasar kernel berisi hardware
device.
2.) Shell
Shell dapat
dikatakan sebagai penerjemah dalam linux yang berfungsi untuk menyembatani
antara pemakai dengan sistem, artinya pemakai cukup memberikan perintah dan
shell akan menangani tindakan selanjutnya. Ada perintah built-in dan perintah
eksternal, perintah built-in merupakan perintah internal yang dimilki oleh
shell itu sendiri sedangkan, perintah eksternal, adalah perintah diluar
perintah internal shell itu sendiri. Perintah ini dapat berupa utilitas atau
program aplikasi. Ada tiga jenis shell, antara lain bourne shell nama
programnya adalah sh, C shell programnya bernama csh,
dan Korn shell programnya bernama ksh.
3.) Utilitas
Utilitas
merupakan program-program kecil yang digunakan untuk melaksanakan tugas-tugas
tertentu. Antara lain: untuk mengolah file dan direktori, editor, komunikasi
dan jaringan, administrasi system, menganalisis kerja system dan lain-lain.
4.) Program
aplikasi
Adalah program
yang siap dipakai oleh pemakai untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Program-program ini dibuat dengan bahasa pemograman tingkat
tinggi. Program-program ini dapat dibuat dengan menggunakan sejumlah utilitas,
perintah built-in milik shell, atau dibangun dengan bahasa pemograman seperti
C, COBOL, atau Phyton dan berbagai development tool seperti Oracle dan
Informix. Bisa juga berupa program pake yang dibeli dari pemasok perangkat
lunak.
0 Response to "Pertemuan 5"
Posting Komentar