Pertemuan 12
Saya Muhammad Rafli, di sini saya akan menjelaskan cara menginstalasi Linux Debian dengan menggunakan Virtual Box, Beriku cara cara/Langkah-langkah dalam instalasinya:
Langkah-langkah instalasi Linux Debian di virtual box:.
1.Tentukan nama, tipe, dan versi dari linux. disini saya akan memberi
nama Debian dengan tipe linux versi 64-bit. klik Next untuk melanjutkan
2. Tentukan jumlah RAM (dalam megabytes). jumlah yang
direkomendasikan adalah 1GB, namun saya akan menaikkan sedikit sehingga
jumlahnya 2GB (2048 megabytes). Klik Next
3. Pilih create a virtual hard disk now lalu klik Create
4. Tentukan tipe file
hard disk. pilih VDI (VirtualBox Disk Image) lalu klik Next
5. Pilih Dynamically
allocated lalu Next
6. Tentukan lokasi
dan ukuran dari virtual hard disk yang akan dibuat. saya akan menggunakan
lokasi default dengan ukuran hard disk virtual sebesar 8GB. Pilih Create untuk
membuatnya
Mesin Virtual dan kita akan masuk ke tahap berikutnya, yaitu tahap Instalasi.telah
selesai dibuat. pilih Start untuk menjalankannya,
Instalasi Debian Di Virtual Box:
Mulai mesin virtual dengan cara klik ikon Start pada
menu VirtualBox. maka akan tampil kolom pencarian optical drive, pilih drive
yang tadi kamu download di situs resmi debian. biasanya berbentuk file iso.
pilih Start untuk melanjutkan
1. Mesin virtual otomatis
akan memboot DVD dan memulai Debian. Pilih Install
2. Pilih Indonesian
- Bahasa Indonesia. bahasa ini akan digunakan sebagai bahasa default
selama pemasangan sistem berlangsung.
3. Pilih lokasi Indonesia. lokasi
ini juga akan digunakan untuk menata zona waktu dan memilih sistem lokal
4. Pilih negara yang
sesuai dengan tata letak keyboard yang kalian gunakan saat ini. saya
pilih Inggris Amerika
5. Mengatur alamat
server DNS, disini akan saya kosongkan saja. Pilih lanjutkan
6. Tentukan nama
host. nama ini mengidentifikasikan sistem kalian pada jaringan. Klik Lanjutkan
untuk melanjutkan
7. Atur nama domain.
untuk saat ini lebih baik dikosongkan terlebih dahulu, karena kalian bisa
mengkonfigurasinya nanti jika perlu. Pilih Lanjutkan
8. Masukkan kata
sandi root baru. kata sandi ini akan digunakan ketika kalian ingin masuk ke
sistem root untuk mengkonfigurasi sistem, perubahan software, dll. Pilih Lanjut
9. Isi nama lengkap
pengguna. saya gunakan nama asli untuk ini. Pilih Lanjutkan
10. Pilih kata sandi
pengguna. sandi ini digunakan ketika kalian masuk ke debian, lebih tepatnya
login. Klik Lanjutkan
11. Selanjutnya
memilih zona waktu dimana kalian tinggal.
12. Memilih metode
pemartisian. metode LVM adalah konfigurasi disk tingkat lanjut yang digunakan
di mesin sungguhan, tidak terlalu diperlukan di mesin virtual. disini saya pilih Terpandu
- gunakan seluruh harddisk. namun tidak masalah jika kalian memilih LVM
13. Pilih harddisk
yang akan dipartisi
14. Memilih pola partisi.
saya memilih semua berkas di satu partisi. itu merupakan pola
partisi yang paling sederhana dan direkomendasikan untuk pemula.
15. Pilih selesai
mempartisi dan tulis perubahan ke hard disk
16. Sekarang installer debian
akan mempartisi dan memformat disk virtual untuk instalasi Debian baru. Pilih
Ya untuk melanjutkan
17. Memindai CD/DVD
lainnya, Pilih Tidak
18. Gunakan suatu
jaringan cermin (mirror), Pilih Tidak
19. Berpartisipasi
dalam survey penggunaan paket Debian, Pilih Tidak
20. Selanjutnya
memilih perangkat lunak yang akan diinstall. disini saya memilih default dengan
pilihan Debian, Print Server, dan Perkakas Sistem Standar. Klik Lanjutkan
21. Install boot
loader GRUB pada master boot record. Pilih Ya
22. Instalasi
selesai. Pilih Lanjutkan dan sistem operasi Debian akan melakukan booting di
mesin virtual.
Setelah ini kalian
akan masuk ke sistem operasi Debian yang baru saja diinstal. login dengan
pengguna dan kata sandi yang telah dibuat.
Tampilan Linux Debian
Kelebihan Linux Debian
:
- Sudah dijelaskan
sebelumnya debian merupakan sistem operasi open source kode sumber yang
tersedia untuk dikembangkan oleh developer untuk dilakukan modifikasi demi
meningkatkan kinerja sistem operasi itu sendiri.
- Debian lebih aman
dibandingkan sistem operasi lain, jarang sekali ditemui terdapat virus pada
debian dan distro lainnya. Karna untuk mengakses perlu melakukan otorisasi dari
administrator dalam bentuk user pengguna dan sandi (root).
- Debian selalu update
pembaruan sistem, pembaruan di linux bisa dilakukan dengan mudah.program
berbasis APT yang canggih
- Bisa di install
dengan sistem operasi lain seperti Windows, jadi anda tidak perlu menghapus
sistem operasi sebelumnya jika ingin menggunakan debian.
- Dapat digunakan
tanpa perlu diinstal, biasanya seseorang yang ingin tau tentang debian bisa
mencobanya tanpa perlu menginstall karna terdapat fitur try debian without
installing.
- Debian memberikan
dukungan untuk penggunanya sebagai server dan sistem klien dengan mudah dan
cepat.
- Debian Linux support
berbagai pjenis komputer yang ada pada saat ini, dan tidak ribet dalam
instalasi driver.
- Perangkat lunak
gratis, anda dapat menemukan banyak software gratis di debian tanpa perlu
membayar dalam jangka waktu tertentu.
- Kesetabilan dalam
menjalankan program sudah teruji, sistem tidak akan mudah berhenti atau
mengalami hang saat menjalankan program secara rutin dalam kurun waktu yang
lama sekalipun.
- Anda bisa melakukan
kustomisasi seperti ingin menambah atau menghapus fitur apa pun sesuai
kebutuhan anda, tidak hanya itu berbagai wallpaper untuk mempercantik tampilan
debian bisa anda temukan dengan mudah.
Kekurangan Linux
Debian :
- Siklus pengembangan distro
sangat konservatif alias lambat.
- Para pengebang tidak mengenal
istilah “dead line” sehingga jangka waktu antar rilis dapat
bertahun-tahun.
- Versi software yang dipakai
debian biasanya lebih tua dari yang sudah rilis saat ini.
- Sangat sulit memasukkan
software versi terbaru kedalam distronya, sebelum benar benar teruji dari
sisi keamanannya ataupun kestabilannya.
- Sulit dikonfigurasi pada saat
install pertama kali.
- Perlu repositori besar (40-60
GB ).
Fitur-Fitur yang ada
pada Debian :
Debian dikenal karena
pilihan yang berlimpah. Rilis stabil saat ini meliputi lebih dari dua puluh
lima thousand paket perangkat lunak untuk dua belas arsitektur komputer.
Arsitektur ini berkisar dari Intel / AMD 32-bit/64-bit arsitektur umum
ditemukan di komputer pribadi untuk arsitektur ARM umum ditemukan di embedded
system dan zSeries eServer IBM mainframe. Fitur unggulan pada
Debian adalah sistem manajemen paket APT, repositori dengan sejumlah besar
paket, kebijakan ketat mengenai paket, dan kualitas tinggi rilis. Praktik-praktik
ini memudahkan upgrade antara rilis serta otomatis instalasi dan penghapusan
paket.






























0 Response to "Pertemuan 12"
Posting Komentar